10 Tips Jitu Memilih Vendor Wedding

Mengutip beberapa saran dari pakar senior. Mungkin hanya Anda berdua yang nantinya berjalan di “ujung lorong” pada akhirnya, tetapi jumlah orang yang akan membantu Anda merencanakan pernikahan yang sempurna jauh lebih besar. Kami duduk bersama dengan Bridal Concierge dan Boutique Owner Harmony Walton dari The Bridal Bar L.A. untuk mendapatkan saran terbaiknya ketika datang untuk memilih tim terbaik, termasuk dekorasi, catering, dan semua orang yang terlibat di dalamnya.

1. Ambil Rekomendasi dengan Ringan

Kata-kata yang baik dari seorang teman: tidak ada satu pun penyedia jasa catering, band, atau floris yang sempurna untuk semua orang. Kompatibilitas adalah kuncinya: Apakah Anda memiliki selera dan watak yang sama dengan pemberi saran? Jika tidak, lanjutkan dengan hati-hati. Dan jangan pernah menggunakan semua vendor yang sama yang dipilih oleh teman karena itu bisa membuat pernikahan Anda terasa seperti pengulangan momentum.

2. Biarkan Semangat Anda Mendorong Prioritas Anda

Persenjatai diri dan pasangan Anda dengan buku catatan, dan habiskan satu minggu untuk merekam apa pun yang Anda temui yang menarik perhatian Anda, entah itu warna tertentu, lagu-lagu di radio, atau makanan penutup di restoran. Kemudian bandingkan catatan. Apakah makanan mendominasi catatan Anda? Apakah lebih banyak menuliskan hanya judul-judul lagu? Anda akan melihat di atas kertas, jadi Anda dapat membuat budget untuk yang paling penting.

3. Buat Daftar Tamu yang Mencerminkan Kehidupan Nyata

Ketika Anda menyortir daftar undangan, pikirkan tentang hubungan Anda sekarang (dan masa depan) daripada masa lalu. Apakah ini seseorang yang Anda inginkan dalam hidup Anda dalam 20 tahun? Jika ya, undang orang itu. Yang lainnya bisa dipertimbangkan.

4. Mengobrol dengan Klien Terbaru

Setelah Anda mengedit daftar vendor potensial, mintalah untuk berbicara dengan beberapa pasangan yang pernah bekerja sama dengannya dalam satu tahun terakhir. Tidak masalah jika pengantin 10 tahun yang lalu menyukai salah satunya; staf dan sumber dayanya kemungkinan sudah berubah sejak saat itu.

5. Perhatikan Kesan Pertama Anda

Sadarilah bagaimana di awalnya calon vendor menangani Anda: Bagaimana mereka bereaksi, seberapa cepat mereka merespons, dan bagaimana mereka melakukannya? Jika sebuah band (misalnya) menyuruh Anda datang ke pesta pernikahan untuk melihat performance live nya, itu adalah petunjuk bahwa band tersebut dapat mengundang orang asing ke acara Anda nantinya, jadi pastikan band tersebut memahami bahwa hari pernikahan Anda hanya untuk undangan saja.

6. Melihat Melebihi dari Ekspetasi Anda

Carilah portofolio beragam ketika Anda memilih vendor mana pun. Anda ingin melihat vendor yang bekerja dengan kualitas yang konsisten, bukan seperti kuda poni yang hanya bisa melakukan, katakanlah, “boho”. Anda mungkin tidak menyukainya di pesta ulang tahun Glee-sentris, tetapi jika pekerjaannya masih dapat membuat Anda kagum, bayangkan apa yang dapat dilakukan vendor tersebut dengan tema yang Anda sukai.

7. Mengetahui Keakraban adalah Hal yang Baik

Dalam beberapa kasus, vendor yang memiliki hubungan khusus dengan venue tertentu dapat menjadi nilai tambah yang besar. Mereka sudah tahu tentang kekurangan-kekurangan s.d seperti jika membutuhkan generator atau sulit untuk memasukkannya ke dalam ruangan, bagaimana cara mengatasinya. Atau, jika Anda memiliki keraguan tentang vendor Anda, Anda dapat bertanya kepada koordinator venue tentang pengalamannya dengan vendor. Pertanyaan tentang bagaimana vendor memperlakukan orang-orang di belakang layar, dan jika vendor bisa menangani kepanikan dengan baik. Namun, dengan seorang fotografer, seseorang yang mampu melihat suatu ruang dengan pandangan yang fresh (baru pertama kali) dapat membawa lebih banyak spontanitas daripada fotografer yang sudah mengambil gambar di latar yang sama untuk 10 pasangan lainnya.

8. Pekerjakan Orang yang Bisa Mengelola Anggaran Anda

Apakah Anda memiliki anggaran 120juta rupiah atau 1,2 miliar rupiah, temukan tim yang akan secara kreatif memaksimalkan acara Anda. Yang terbaik akan dapat menyarankan subsidi silang anggaran s.d cara pemangkasan anggaran yang cerdas. Misalnya, jika Anda meminta dekorasi bunga yang tiba-tiba mahal saat musimnya, penjual bunga yang pandai mungkin menyarankan bunga pengganti yang tetap fresh dan mekar sempurna.

9. Carilah yang bisa bekerja sama dengan baik (good team work)

Anda ingin berkolaborasi dengan seseorang yang akan mendengarkan dan membuat acara yang tidak hanya indah semata tetapi bisa meresprentasikan sosok Anda berdua sebagai pasangan. Misalnya, abaikan acara pernikahan Barn dengan sepatu bot koboi jika tak satu pun dari Anda pernah menunggang kuda. Ketika anak-anak Anda di masa depan melihat album pernikahan Anda dan bertanya, “Mengapa Ayah/Ibu bisa mendapatkan kue itu?” Anda akan bisa berkata, “Ayah dan Ibu dulu sering pergi ke restoran hebat ini (dan seterusnya)…” Vendor yang tepat akan menciptakan momentum di mana tamu-tamu akan berpikir, “Ini sih Jane dan John banget!”

10. Jangan takut untuk pergi

Ketika Anda tidak puas dengan vendor tertentu, tunggulah sampai Anda dapat mengartikulasikan kekhawatiran Anda dengan cara yang tidak emosional. Ekspresikan masalahnya, dan kemudian mintalah solusi. Tergantung bagaimana vendor bereaksi, mungkin masuk akal untuk tidak berpartner. Jika Anda sudah memiliki kontrak, Anda mungkin harus membayar biaya, tetapi mungkin ada baiknya untuk pindah ke seseorang yang lebih cocok.

Hak Cipta Tulisan: Martha Stewart

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *